Kebun Petani Halut Terbakar akibat Kemarau, Bibit Pala-Cengkeh Disiapkan Gratis
TOBELO – Kemarau panjang mulai berdampak terhadap petani di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara. Sejumlah lahan perkebunan rakyat dilaporkan terbakar hingga menyebabkan tanaman tahunan seperti pala, cengkeh, kelapa, dan cokelat ikut rusak.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menyiapkan langkah pemulihan dengan memberikan bantuan bibit tanaman secara gratis kepada petani yang terdampak.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, mengatakan dirinya telah memerintahkan Dinas Pertanian untuk segera mendata lahan dan tanaman milik petani yang mengalami kerusakan akibat kebakaran dan kondisi panas ekstrem.
“Saya sudah perintahkan Kadis Pertanian untuk segera melakukan pergeseran anggaran. Tujuannya untuk mengadakan bibit pala, kelapa, cokelat dan cengkeh untuk diberikan kepada petani,” kata Piet Hein Babua, Senin (28/9/2026).
Menurut dia, bantuan tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah membantu petani memulihkan kembali lahan perkebunan yang terdampak.
Tak hanya tanaman perkebunan, Pemkab Halut juga menyiapkan intervensi untuk sektor hortikultura.
Pemerintah daerah akan membagikan bibit tomat dan rica kepada petani hortikultura. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan produksi sekaligus membantu mengendalikan harga komoditas pangan di pasar selama musim kemarau.
“Kami juga akan memberikan bibit tomat dan rica kepada petani hortikultura, agar harganya tetap stabil di pasaran,” ujarnya.
Satgas kebakaran diminta siaga
Selain menyiapkan bantuan bibit, Pemkab Halut meminta Satgas Penanggulangan Kebakaran tetap bersiaga menghadapi potensi kebakaran lahan selama musim kemarau.
Piet mengatakan, setiap laporan mengenai titik api harus segera ditindaklanjuti untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya petani.
“Kita tetap stay-kan tim Satgas kebakaran. Jika ada informasi kebakaran, mereka langsung menuju ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” tegasnya.
Pemkab Halut berharap langkah penanganan kebakaran sekaligus bantuan bibit tersebut dapat mempercepat pemulihan lahan pertanian dan perkebunan warga yang terdampak kemarau panjang.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan