Halmahera

Sejarah Baru Halut: KM Tatamailau Bersandar, Pelabuhan Tobelo Kini Jadi Canga Tobelo

Tobelo — Kapal Motor (KM) Tatamailau milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk pertama kalinya bersandar di Pelabuhan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Rabu (30/4/2026). Kedatangan kapal ini disambut antusias oleh pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Dalam seremoni penyambutan di area pelabuhan, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua mengumumkan perubahan nama Pelabuhan Tobelo menjadi Pelabuhan Canga Tobelo.

“Pelabuhan Tobelo resmi berganti nama menjadi Pelabuhan Canga Tobelo,” ujar Piet dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, penamaan “Canga Tobelo” merupakan upaya mengabadikan sejarah kejayaan masyarakat Tobelo yang dikenal sebagai pelaut ulung di masa lalu.

“Jika melihat ke belakang, orang Tobelo mampu menaklukkan lautan hingga ke berbagai wilayah. Nama ini diharapkan dapat menjaga ingatan kolektif atas kejayaan tersebut,” kata dia.

Piet menilai kedatangan KM Tatamailau menjadi momen bersejarah sejak Kabupaten Halmahera Utara berdiri pada 2003.

“Sejak kabupaten ini terbentuk, baru hari ini KM Tatamailau bisa singgah di Tobelo. Ini hasil dari perjalanan panjang yang akhirnya terwujud,” ujarnya.

Menurut dia, kehadiran kapal tersebut menjadi simbol kemajuan daerah, khususnya dalam membuka akses transportasi laut yang lebih luas.

“Transportasi adalah kunci pertumbuhan ekonomi. Dengan hadirnya kapal ini, konektivitas semakin terbuka dan peluang ekonomi masyarakat meningkat,” kata Piet.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Tobelo, Saharuddin, mengatakan kehadiran KM Tatamailau merupakan hasil koordinasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Perhubungan sejak 2025.

“Ini menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi laut yang lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Ternate M. Lutfi Isra menyebut KM Tatamailau memiliki kapasitas hingga 1.000 penumpang. Kapal tersebut melayani rute Sorong–Tobelo–Tidore–Bitung.

“Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah dan masyarakat sehingga kapal Pelni bisa singgah di Tobelo,” kata Lutfi.

Perwakilan nahkoda KM Tatamailau, Mualim I Yudi Dwi Pradana, mengaku terharu atas sambutan masyarakat.

“Kami sangat bersyukur atas sambutan yang luar biasa. Semoga kehadiran kapal ini dapat menjadi penghubung antarwilayah sekaligus mendorong perekonomian daerah,” ujarnya.

Asisten Bidang Administrasi Setda Maluku Utara, Syukur Lila, yang mewakili gubernur, menegaskan pentingnya transportasi laut bagi wilayah kepulauan.

“Ini merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas dan membuka peluang ekonomi,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan peninjauan kapal oleh bupati dan rombongan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan KM Tatamailau sesuai rute yang tersedia, sekaligus berharap ke depan semakin banyak kapal yang bersandar di Pelabuhan Canga Tobelo.

Di sisi lain, penguatan sumber daya aparatur sipil negara (ASN) yang adaptif dinilai penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern, transparan, dan berorientasi pada kemajuan daerah di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup