Halmahera

Program Pejuang Digital Masuk Halut, Sekolah di 8 Kecamatan Siap Go Digital!

Tobelo – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.

Program ini bertujuan mempercepat transformasi pendidikan berbasis teknologi, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), melalui optimalisasi penggunaan papan interaktif digital (IFP/PID) di sekolah-sekolah.

Kegiatan penerimaan peserta berlangsung di Ruang Meeting Fredy Tjandua, Kantor Bupati Halmahera Utara, Rabu, dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Halmahera Utara, E.J. Papilaya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Pendidikan, para camat dari delapan kecamatan, kepala sekolah, serta orang tua asuh.

Dalam sambutannya, Papilaya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut di Halmahera Utara. Ia menilai program Pejuang Digital merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan berbasis teknologi.

“Kami menyambut baik kehadiran program ini sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui digitalisasi,” ujar Papilaya.

Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang setara, terutama dalam akses pendidikan.

Menurut Papilaya, kehadiran para pejuang digital diharapkan dapat memberikan pendampingan langsung kepada sekolah-sekolah sasaran, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Di era digitalisasi saat ini, kita harus bergerak cepat mengikuti perubahan. Jika tidak, kita akan tertinggal,” katanya.

Sementara itu, melalui program ini, pemerintah juga mendorong optimalisasi pemanfaatan papan interaktif digital di sekolah, yang selama ini masih terbatas penggunaannya akibat kendala teknis dan regulasi.

Dengan adanya pendampingan dari para alumni Pejuang Digital, diharapkan pemanfaatan teknologi pembelajaran dapat semakin maksimal dan merata, terutama di wilayah 3T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup