Progres Sekolah Rakyat di Halut Capai 91 Persen, Bupati Soroti Pekerjaan yang Melambat
KAO – Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara memperkuat sinergi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan.
Hal itu ditegaskan dalam kunjungan kerja Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe bersama Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua di Sekolah Rakyat Desa Kukumutuk, Kecamatan Kao, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (29/9/2026).
Pertemuan tersebut dipandu Sekretaris Daerah Halmahera Utara E.J. Papilaya. Pembahasan difokuskan pada progres pembangunan serta langkah percepatan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat di wilayah tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan yang layak dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa Sekolah Rakyat.
Turut hadir dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari pemerintah provinsi dan kabupaten.
Kehadiran lintas sektor tersebut sekaligus untuk mengevaluasi perkembangan pembangunan dan mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun sosial yang berpotensi menghambat pekerjaan di lapangan.
Dalam pertemuan itu, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua memberikan perhatian khusus terhadap ritme pekerjaan pembangunan yang belakangan dinilai melambat dibandingkan masa awal proyek.
Menurut Piet, percepatan pembangunan penting dilakukan karena kondisi fisik sekolah turut memengaruhi kenyamanan dan psikologis siswa dalam mengikuti proses pendidikan.
“Kami ikuti perkembangan pekerjaan. Kami lihat akhir-akhir ini pekerjaan melambat, tidak seperti awal. Ini sangat berpengaruh. Langkah harus cepat dalam proses pembangunan sekolah,” ujar Piet.
Ia menambahkan, lingkungan sekolah yang memadai akan memberikan ruang yang lebih nyaman bagi siswa untuk belajar dan beraktivitas tanpa terganggu kondisi lingkungan yang kurang mendukung.
Selain pembangunan fisik, kata dia, pembinaan juga perlu dilakukan agar para siswa merasa betah dan nyaman berada di lingkungan Sekolah Rakyat.
Progres Pembangunan Capai 91 Persen
Menanggapi perhatian tersebut, Adi Zulhadi selaku perwakilan PT Hutama Karya menyampaikan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai 91 persen.
Pihaknya menargetkan seluruh pekerjaan fisik dapat diselesaikan pada akhir Oktober 2026.
“Percepatan pekerjaan menjadi perhatian utama kami. Untuk lapangan sepak bola, ditargetkan selesai pada akhir Oktober, namun untuk pemakaiannya harus menunggu rumput stabil terlebih dahulu agar nantinya bisa optimal memberikan ruang bagi siswa dalam beraktivitas,” ujar Adi.
Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten agar pembangunan proyek strategis tersebut tidak mengalami keterlambatan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pembangunan hingga fasilitas tersebut siap beroperasi penuh bagi anak-anak yang berada di Sekolah Rakyat,” kata Sarbin.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan