Uma Bela Vitoria Joga Bonito
Sementara ada santai minum kopi di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, kita pe handphone tiba-tiba bunyi. Ternyata kita pe teman bae Boston dari Tidore kase tahu kalau Brasil menang lawan Haiti 3-0 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat. Dia kase tahu cara main Brasil sekarang so bagus sekali dapa lia, bikin mata betah menonton. “Hari ini kita senang sekali, saudara. Jangan lupa habiskan kopi yang ada di meja,” begitu ucap kita pe teman satu ini senyuman lebar.
Sikap kita pe teman bae yang satu ini sebenarnya bukan tanpa sebab. Dia tahu, kita adalah salah satu pendukung garis keras Brasil, karena itu Dia telpon cuma mo kase tau supaya kita iko dalam euforia kegembiraan Joga Bonito.
Joga Bonito ini adalah julukan untuk timnas Brasil yang yang berarti “Permainan yang Indah” atau The Beautiful Game. Bagi orang Brasil bermain sepakbola bukan sekedar menang, tetapi perlu juga menghibur. Sejak era Pele hingga gaya modern, timnas Brasil adalah negara yang menjadikan sepak bola sebagai seni. Kemenangan memang penting, namun cara meraih kemenangan seringkali memiliki nilai yang sama besarnya.
Secara pribadi kita sebenarnya tara terlalu kage deng kemenangan Brasil atas Haiti pada pertandingan kedua fase grup C. Sebab ada banyak prediksi dari wartawan olahraga dunia yang memang menjagokan Brasil sebagai pemenang. Itulah mengapa, bagi kita, kemenangan Brasil atas Haiti Sabtu pagi tadi bisa dibilang cuma sebagai pengulangan sejarah. Haiti belum pernah menang dari Brasil.
Selain itu alasan lain adalah Brasil dan Haiti berada di dua kasta yang berbeda dalam dunia sepak bola. Brasil merupakan negara dengan tradisi sepak bola yang sangat kuat, ada banyak talenta pemain. Pemegang rekor terbanyak piala dunia deng memiliki banyak legenda. Sementara Haiti masih belum banyak prestasi. Dorang tara ada kedalaman skuad, kualitas kompetisi domestik biasa-biasa saja. Infrastruktur sepak bola apalagi, masih kalah jauh deng Brasil. Itu sebabnya saat Brasil menang kali ini, kita masih menganggapnya wajar.
Meski bagitu, pertandingan Brasil lawan Haiti Sabtu pagi tadi tetap saja enak ditonton. Haiti biar beda kasta, dapa lia bermain penuh semangat, antara pemain kompak, tara dapa lia baku malawang antara pemain. Gaya permainan Haiti yang defensif juga sempat bikin Brasil kewalahan. Ada enam kali aksi pemain Haiti yang sempat bikin Alisson Becker, penjaga gawang Brasil takage . Haiti kali ini benar-benar dapa lia bisa kase tunju kalau dorang bukanlah lawan yang mudah dikalahkan. Kita senang lia Haiti pe semangat bermain.
Sementara, bagi Brasil, kemenangan atas Haiti tentu bikin langkah juara piala dunia 2026 makin terbuka. Laga tadi adalah “laga pembuktian”, kalau dorang masih jadi salah satu kekuatan terbesar dalam sepak bola dunia. Sebagai fans Brasil, kita senang dengan hasil itu. Setidaknya kemenangan atas Haiti bisa mengobati kekecewaan atas permainan yang tara bagus saat melawan Maroko di laga kemarin. Tapi setidaknya kemenangan deng Haiti tetap bikin Brasil optimis juara.
Pada pertandingan melawan Haiti, kita lia Brasil kali ini bermain bagus, lebih lepas deng lebih percaya diri. Aliran bola mengalir, kombinasi antarlini dapa lia lebih hidup, dan kreativitas para pemain depan juga so mulai tajam. Don Carlo, pelatih Brasil juga so berani bikin perubahan dalam susunan pemain. Melakukan rotasi beberapa pemain yang tampil kurang meyakinkan pada laga pertama. Memainkan Danilo dari menit pertama untuk isi lini belakang deng so berani pasang Fabinho, Luiz Henrique, serta Matheus Cunha dilini depan. Hasilnya memuaskan, kemenangan untuk skuad Selecao.
Tapi dalam sepak bola, kejutan tetap akan selalu ada. Meskipun Selecao hari ini mampu kase kalah Haiti, tapi bukan berarti bisa kase kalah lawan-lawan selanjutnya. Ujian Brasil yang sebenarnya adalah tim-tim yang memiliki kualitas permainan yang sama, bermain cepat, dengan pertahanan yang kuat. Itulah mengapa pertandingan melawan Haiti tadi pagi harus dimaknai sebagai “laga pembuktian”, dan selanjutnya Selecao, kita diharapkan bisa terus kase tunju kemenangan yang indah- Uma Bela Vitória. (***)
Oleh: Budhy Nurgianto
Penggemar Sepak Bola Dari Kaki Gamalama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan