Politika

PAN Malut Tancap Gas! Kasman Target Kuasai Seluruh Dapil, Zulhas Bidik 3 Besar Nasional

Ternate – Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memasang target besar bagi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pemilu 2029. Zulhas optimistis PAN mampu menembus tiga besar partai politik nasional, sementara DPW PAN Maluku Utara menargetkan menguasai seluruh daerah pemilihan (dapil) DPRD Provinsi.

Target tersebut disampaikan dalam agenda Pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Maluku Utara periode 2024-2029 di Gedung Dhuafa Center, Kota Ternate, Selasa (4/8/2026) malam.

Kegiatan itu dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN sekaligus Anggota DPR RI Eko Patrio, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Anggota DPR RI Verrell Bramasta, Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid, Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, serta sejumlah kepala daerah di Maluku Utara.

Ketua DPW PAN Maluku Utara, Kasman Hi. Ahmad, mengatakan kepengurusan periode 2024-2029 akan memfokuskan program pada penguatan konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting di desa.

Menurut Kasman, desa merupakan basis utama kekuatan politik sehingga kader PAN harus lebih banyak hadir di tengah masyarakat.

“Yang pertama adalah konsolidasi partai dari tingkat provinsi sampai ranting di desa. Kekuatan politik itu basisnya ada di desa, sehingga kader PAN harus lebih banyak turun ke desa dan hadir bersama masyarakat,” ujar Kasman.

Selain memperkuat struktur organisasi, PAN Maluku Utara juga akan mendekatkan partai dengan masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan rakyat. Kasman menegaskan PAN harus dikelola secara modern, profesional, dan berbasis data.

“Partai tidak bisa lagi dikelola secara apa adanya. Masyarakat sudah melihat partai sebagai kekuatan politik yang nyata. Karena itu, pengelolaan organisasi harus profesional agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Dalam menghadapi Pemilu 2029, DPW PAN Maluku Utara juga memasang target memperkuat keterwakilan di DPRD Provinsi. Dari lima dapil yang ada, PAN saat ini belum memiliki kursi di dua dapil dan menargetkan seluruh dapil terisi pada pemilu mendatang.

Kasman juga optimistis PAN memiliki peluang besar dalam kontestasi politik berikutnya, termasuk pemilihan kepala daerah. Ia berharap semakin banyak kader PAN maju sebagai calon kepala daerah di Maluku Utara.

“Saat ini dari 10 kabupaten/kota baru saya sendiri yang menjabat sebagai kepala daerah, yakni Wakil Bupati sekaligus Ketua DPW PAN. Ke depan kami ingin mendorong kader-kader terbaik PAN di setiap daerah agar bisa maju dan memimpin daerahnya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Zulkifli Hasan menegaskan target PAN pada Pemilu 2029 adalah menjadi tiga besar partai politik nasional sekaligus meningkatkan jumlah kader yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan.

Menurutnya, target tersebut realistis apabila seluruh kader bekerja solid dan terus menjaga kedekatan dengan masyarakat.

“Mungkin ada yang belum yakin. Nanti kita lihat saja. Tahun 2029 kita buktikan bahwa PAN bisa menjadi partai tiga besar di Indonesia,” tegas Zulhas.

Zulhas juga menilai konsistensi PAN berada di pemerintahan selama beberapa periode merupakan hasil dari kesamaan visi dalam membangun Indonesia.

Dalam pidatonya, ia menjelaskan filosofi lambang matahari sebagai identitas PAN yang memberikan cahaya kepada siapa saja tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.

Karena itu, PAN disebut sebagai rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki semangat membangun bangsa, baik dari kalangan Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, nasionalis, maupun seluruh pemeluk agama.

Ia menambahkan, perjuangan PAN berlandaskan nilai rahmatan lil alamin, yakni membawa manfaat bagi seluruh alam, termasuk menjaga kelestarian lingkungan, hutan, laut, sungai, serta kehidupan satwa.

“Bagi PAN, nilai rahmatan lil alamin lebih luas daripada sekadar toleransi. Kita ingin menjadi rahmat bagi seluruh alam melalui kerja-kerja yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Menutup pidatonya, Zulhas menginstruksikan seluruh kader PAN di Maluku Utara agar membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin bergabung dan berkontribusi membangun bangsa.

“Oleh karena itu, praktik kader-kader ke depan di seluruh Maluku Utara, siapa pun kita rangkul, kasih karpet biru, yakni berbuat baik. Yang mau berbuat baik ayo kita sama-sama mengurus partai, mengurus rakyat, dan membantu rakyat untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup